Perkembangan Fashion Menjadi Bumerang terhadap Lingkungan
Industri pakaian mengalami pertumbuhan pesat yang menyebabkan produksi pakaian mencapai jumlah yang mengkhawatirkan.
Fenomena ini tidak hanya mengubah tren mode, tetapi juga memiliki dampak serius terhadap lingkungan. Jumlah besar pakaian yang diproduksi tidak hanya menciptakan masalah limbah tekstil, tetapi juga merusak ekosistem alam.
Persoalan limbah bukanlah hal baru di dunia. Faktanya, Ibu Pertiwi kita telah menghadapi dampak dari limbah ini berkali-kali. Jika ada yang menganggap bahwa sampah di abad ke-21 ini adalah yang terburuk, maka tidak ada salahnya.
Akankah kita dapat menyelesaikan permasalahannya?
Tren mode pakaian yang terus bergerak setiap waktunya, membawa produksi tekstil mengalami perkembangan yang sangat pesat beberapa tahun terakhir.
Hal ini, membuat para konsumen mendapatkan akses cepat dan mudah, sehingga kerap kali memicu peningkatan konsumen untuk membeli pakaian baru, padahal barang tersebut belum tentu dibutuhkan.
Fenomena seperti ini biasa disebut dengan “Fast Fashion”, yang membuat produksi pakaian sangat banyak dan berganti setiap musim. Fast fashion menyebabkan para konsumen disuguhkan dengan produk baru terus-menerus, terlebih dengan akses media sosial dan toko daring yang sudah jauh berkembang.

Leave a comment