Category: KEGIATAN

1000697748
BERITAKEGIATAN

Ketika Car Free Day Kota Bekasi Menjadi Panggung Gerakan untuk menyadarkan tentang Bom Waktu Bantar Gebang dan Urgensi Gerakan #GakSiaSia

Car Free Day (CFD) Kota Bekasi yang digelar di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga area Stadion Patriot Candrabhaga selalu diidentikkan dengan ruang pelepasan penat warga kota. Setiap Minggu pagi, ribuan masyarakat tumpah ruah untuk berolahraga, berburu kuliner, atau sekadar menikmati udara pagi yang relatif bersih dari kepulan asap kendaraan bermotor. Namun, ada yang berbeda pada gelaran CFD kemarin. Di tengah hiruk-pikuk pesepeda dan pejalan kaki, sebuah gerakan sosial berbasis lingkungan dan kemanusiaan mengambil alih perhatian publik.

Donasi Barang, organisasi sosial yang konsisten mengampanyekan pengelolaan barang bekas secara bertanggung jawab, kembali menghentak ruang publik melalui Gerakan #GakSiaSia. Momentum kali ini terasa jauh lebih spesial dan mendalam karena diselaraskan dengan momentum Hari Buku Nasional. Kolaborasi apik ini berhasil mengubah CFD yang biasanya hanya menjadi tempat rekreasi fisik, menjadi episentrum edukasi ekologi, aksi filantropi, dan perayaan literasi yang inklusif.

Bom Waktu Bantar Gebang dan Urgensi Gerakan #GakSiaSia

Untuk memahami mengapa aksi Donasi Barang di CFD Kota Bekasi kemarin begitu krusial, kita harus melihat realitas pahit yang terjadi hanya beberapa kilometer dari pusat kota. Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang saat ini tidak sekadar penuh, melainkan sedang berada di fase kritis (overcapacity). Dengan volume kiriman sampah yang menembus angka 8.000 ton setiap harinya, gunungan sampah di sana telah menjulang setinggi 50 meter, setara dengan gedung 16 lantai.

Mirisnya, tumpukan raksasa itu tidak hanya berisi sisa makanan atau sampah organik, melainkan dipenuhi oleh sampah “salah alamat” barang-barang yang sebenarnya masih memiliki nilai guna tinggi seperti pakaian layak pakai, tas sekolah, sepatu, hingga peralatan dapur. Akibat perilaku konsumtif “pakai, bosan, buang”, barang-barang potensial ini berakhir tragis di TPA, memperparah ketidakstabilan struktur gunungan sampah, dan memperbesar risiko longsoran fatal yang mengancam nyawa para pekerja dan pemulung.

Gerakan #GakSiaSia lahir sebagai jawaban langsung atas krisis ini. Melalui aksi di CFD kemarin, Donasi Barang berupaya memotong jalur kehancuran lingkungan tersebut langsung dari sumbernya: kesadaran individu di tingkat hulu. Pesan yang dibawa sangat tegas dan menohok: Bumi tidak butuh sampah tambahan, bumi butuh aksi nyata kita.

Tiga Pilar Aksi di Jantung Kota. Sampah, Kesehatan, dan Literasi

Aksi lapangan yang dimotori oleh tim Donasi Barang dan para relawan kemarin tidak bergerak dengan satu dimensi saja. Mereka mengintegrasikan tiga pilar penting yang langsung menyentuh kebutuhan dan kesadaran masyarakat:

1. Posko Drop Box Donasi dan Edukasi Ekonomi Sirkular

Di salah satu sudut strategis CFD, tim mendirikan posko utama yang dilengkapi dengan Drop Box. Warga yang sebelumnya telah mendapatkan informasi melalui media sosial berbondong-bondong datang membawa kantong berisi pakaian bekas layak pakai, tas, dan mainan anak yang sudah tidak digunakan di rumah mereka.

Petugas dengan sigap menerima dan memberikan edukasi langsung mengenai konsep ekonomi sirkular. Kepada para pengunjung dijelaskan bahwa barang yang bagi mereka sudah “selesai” masa pakainya, akan menjadi aset produktif dan “modal” berharga bagi masyarakat menengah kebawah jika dikelola dengan benar. Sebuah tas sekolah bekas yang tersimpan berdebu di gudang rumah warga, jika disalurkan melalui sistem donasi sirkular, akan berubah menjadi pemantik motivasi dan senyum baru bagi seorang anak di pedalaman atau kawasan prasejahtera.

2. Spesial Hari Buku Nasional, Menghidupkan Lentera Literasi

Menyadari bahwa kemarin bertepatan dengan momentum Hari Buku Nasional, Donasi Barang memberikan porsi khusus untuk pengumpulan buku. Melalui sub-gerakan literasi ini, masyarakat diajak untuk melepas buku-buku bacaan, buku pelajaran, hingga komik mereka yang sudah selesai dibaca untuk didonasikan.

Buku-buku yang terkumpul tidak akan dibiarkan menumpuk. Tim Donasi Barang berkomitmen untuk mengkurasi dan mendistribusikannya ke taman bacaan masyarakat (TBM), sekolah-sekolah darurat, dan komunitas anak jalanan yang kekurangan akses terhadap bahan bacaan berkualitas. Langkah ini menjadi jembatan filantropi yang indah: menyelamatkan kertas dari ancaman menjadi sampah TPA, sekaligus menyalakan lentera pengetahuan di tempat-tempat yang paling membutuhkan.

3. Aksi Pungut Sampah (Clean Up) dan Layanan Kesehatan Gratis

Tidak hanya menunggu warga datang ke posko, para relawan yang mengenakan kaos khas gerakan #GakSiaSia juga bergerak aktif menyisir jalur CFD membawa kantong sampah besar. Mereka melakukan aksi pungut sampah plastik dan anorganik yang berserakan, sekaligus memberikan contoh langsung kepada para pengunjung tentang pentingnya menjaga kebersihan ruang publik.

Sebagai bentuk apresiasi dan timbal balik kepada masyarakat yang melintas, Donasi Barang juga menyediakan fasilitas cek kesehatan gratis. Warga yang sedang berolahraga dapat mampir untuk memeriksakan tekanan darah dan berkonsultasi ringan mengenai pola hidup sehat. Pendekatan holistik ini berhasil menciptakan atmosfer kampanye yang positif, merangkul, dan tidak menggurui.

4. Layanan Cek Kesehatan Gratis

Sebagai organisasi yang juga memiliki fokus pada kesejahteraan sosial, pilar keempat ini dihadirkan melalui integrasi program kesehatan internal Donasi Barang di ruang publik. Fasilitas cek kesehatan gratis ini disediakan bagi warga yang sedang berolahraga di area CFD sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kualitas hidup masyarakat. Untuk memastikan pelayanan yang aman dan akurat, seluruh rangkaian pemeriksaan. mulai dari pengecekan tekanan darah hingga konsultasi kesehatan ringan dilakukan secara langsung oleh tenaga kesehatan (nakes) ahli yang kompeten di bidangnya. Pendekatan holistik yang memadukan kampanye kelestarian alam dengan kepedulian kesehatan fisik ini berhasil menciptakan atmosfer aksi yang hangat, inklusif, dan menyentuh kebutuhan mendasar warga.

Apresiasi untuk Para Penggerak Perubahan

Keberhasilan aksi besar di CFD kemarin tentu tidak lepas dari dedikasi luar biasa para relawan dan partisipan publik. Salah satu bentuk penghargaan tertinggi yang diberikan oleh organisasi adalah penyerahan Sertifikat Apresiasi secara simbolis kepada para sukarelawan, Sarah Zeta Amani, Rasya Rafdi Fadhilah, Sylva Rusydah, Rayyan Jihad Hasani,Arzetta Aleyda Putri yang terlibat aktif dalam Volunteer Program Gak Sia-Sia Donasi Barang.

Penghargaan ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan bukti otentik bahwa perubahan besar selalu dimulai dari komitmen-komitmen kecil individu yang bergerak bersama. Sertifikat ini menandai kontribusi nyata mereka dalam membantu menekan laju kerusakan lingkungan dan menginspirasi masyarakat luas untuk mengadopsi gaya hidup yang lebih berkelanjutan (sustainable living).

Mengubah Pola Pikir Buang Menjadi “Berbagi”

Aksi Gerakan #GakSiaSia di Car Free Day Kota Bekasi kemarin memberikan sebuah pelajaran berharga bagi kita semua. Masalah sampah di kota besar seperti Bekasi dan Jakarta tidak akan pernah selesai jika kita hanya mengandalkan perluasan lahan TPA atau teknologi pengolahan di hilir. Kunci utama penyelesaian krisis ini ada pada pergeseran paradigma (shifting paradigm) masyarakat.

Kita harus mulai memahami bahwa di dalam dunia yang serba terbatas ini, tidak ada kata “dibuang”. Ketika kita melemparkan sebuah barang layak pakai ke tempat sampah, barang itu tidak hilang begitu saja; ia hanya berpindah tempat, menumpuk, dan bermutasi menjadi bom waktu ekologis di Bantar Gebang.

Mendonasikan barang layak pakai adalah bentuk investasi sosial dan lingkungan terbaik yang bisa kita lakukan hari ini. Kita tidak hanya sedang membersihkan rumah dari barang-barang yang menumpuk, tetapi kita sedang memutuskan rantai kesia-siaan, memperpanjang napas bumi, dan mentransfer berkah serta harapan kepada sesama manusia yang membutuhkan.

Gerakan kemarin memang telah usai, namun denyut aksinya tidak boleh berhenti. Jangan biarkan barang-barang di lemarimu membeku tanpa manfaat. Mari pilah hari ini, hubungi Donasi Barang, dan pastikan setiap jejak hidup kita di bumi ini benar-benar membawa kebaikan dan #GakSiaSia.

Nanda hermawan – Donasi Barang

WhatsApp Image 2026-05-05 at 10.56.16 (5)
ARTIKELBERITAKEGIATANUncategorized

Mengukuhkan Kemandirian, Menjaga Akar Nilai Kemanusiaan

Perjalanan sebuah lembaga sosial yang terus membesar menuntut adanya penyesuaian struktural dan operasional yang matang. Dalam pertemuan strategis terbaru antara Dewan Pembina, Founder & CEO Donasi Barang, terungkap sebuah visi besar mengenai masa depan organisasi. Diskusi ini tidak hanya menyoroti pencapaian yang telah diraih, tetapi juga membedah tantangan administratif, legalitas, dan operasional yang harus segera dibenahi agar pergerakan organisasi tetap berada di jalur yang tepat dan berkelanjutan.

Langkah menuju kemandirian di dalam institusi menjadi tema sentral dalam pertemuan tersebut. Mengelola pertumbuhan organisasi yang pesat membutuhkan lebih dari sekadar semangat kerelawanan. Ia membutuhkan sistem yang terstruktur, akuntabilitas yang terukur, dan kepatuhan pada regulasi yang berlaku di Indonesia.

Legalitas Lebih Dari Sekadar Formalitas di Atas Kertas

Salah satu poin utama yang ditegaskan dalam pertemuan tersebut adalah pemahaman mendalam mengenai makna legalitas. Legalitas bagi Donasi Barang bukanlah sekadar formalitas yang kosong atau sekadar pemenuhan syarat administratif. Sebaliknya, pengesahan hukum ini membawa konsekuensi operasional yang sangat nyata.

Dengan entitas legal yang baru, Lembaga dituntut untuk benar-benar memahami dan mengimplementasikan kemandirian secara utuh, terutama dalam hal pengembangan lembaga, pencatatan, dan pertanggung jawaban. Selama ini, secara role Donasi Barang masih dibantu oleh Yayasan Cagar (Cahaya Keluarga Fitrah), namun saat ini Donasi Barang dituntut untuk mulai mandiri secara administratif.

Meski didorong untuk mandiri, Yayasan Cagar dipastikan tidak akan lepas tangan begitu saja. Tanggung jawab mengelola lembaga sosial adalah amanah yang besar. Oleh karena itu, tim Cagar akan terus bertindak sebagai pembina dan pengawas. Dalam struktur ini, telah ditetapkan pembagian peran yang jelas, di mana terdapat Dewan Pembina serta jajaran pengawas yang diisi oleh tokoh-tokoh seperti Bapak Anang Rachmadi, Ustad Deka Kurniawan, Ibu Ismunawaroh, dan Ibu Eka Widyani Latief. Mereka memiliki kewajiban moral dan institusional untuk terus memberikan dukungan, masukan, dan arahan agar semangat belajar serta kapasitas manajerial tim Donasi Barang semakin meningkat.

Harmonisasi Gerak Secara De Facto Menyatu, Secara Yuridis Mandiri

Kemandirian yang dimaksud dalam diskusi ini berfokus pada strategi kelembagaan dan administratif. Secara de facto atau di lapangan, semangat, nilai-nilai, dan kegiatan antara Cagar dan Donasi Barang akan tetap menyatu. Hal ini sangat penting ditekankan agar tidak terjadi mispersepsi atau kekeliruan pemahaman di kalangan relawan dan tim lapangan saat mendengar adanya identitas entitas yang baru.

pertemuan dengan Dewan Pembina serta jajaran pengawas yang diisi oleh tokoh-tokoh seperti Bapak Anang Rachmadi, Ustad Deka Kurniawan, Ibu Ismunawaroh, dan Ibu Eka Widyani Latief.

Navigasi Perizinan Sosial di Tengah Regulasi Nasional

Seiring dengan membesarnya skala operasional, kepatuhan terhadap perizinan menjadi mutlak. Regulasi di Indonesia saat ini sudah semakin teratur, mencakup dari sisi pengelolaan keuangan hingga pergerakan yayasan.

Diskusi menyoroti perlunya Donasi Barang menyesuaikan status perizinannya. Saat ini, untuk tahap awal, perizinan domisili dan operasional dapat diurus di tingkat provinsi, misalnya di Jawa Barat, apabila cakupan areanya masih terbatas di dua provinsi. Namun, terdapat proyeksi regulasi yang mengharuskan organisasi untuk mengurus perizinan ke tingkat nasional melalui Kementerian Sosial apabila operasional dan dampak layanannya sudah meluas dan menjangkau lebih dari tiga provinsi. Oleh karena itu, penataan perizinan secara bertingkat, dari kecamatan, kota, provinsi, hingga nasional. menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus dipersiapkan sejak dini.

Akar dari pergerakan ini tidak dapat dipisahkan dari misi kemanusiaan yang jauh lebih awal, yakni dedikasi untuk mendukung anak-anak spesial yang dibina oleh Cagar Foundation melalui Rumah Autis. Sejak awal berdirinya, fokus utama gerakan ini adalah memberikan pendampingan dan pembiayaan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, yang mayoritas berasal dari keluarga kurang mampu agar tetap mendapatkan layanan pendidikan dan terapi yang layak. Pada masa itu, inisiatif penggalangan barang belum menggunakan nama yang dikenal luas saat ini. Setelah melalui berbagai proses evaluasi dan beberapa kali pergantian identitas, barulah pada awal tahun 2017 nama Donasi Barang resmi diperkenalkan. Transformasi ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan perkenalan pola gerakan baru dalam ekosistem filantropi dan sirkular ekonomi yang terus berkembang hingga menjadi institusi yang kita kenal sekarang.

Memperkuat Akuntabilitas melalui Audit Publik dan Mitigasi Risiko

Seiring dengan pertumbuhan skala organisasi yang semakin masif, Donasi Barang kini dihadapkan pada tanggung jawab manajerial yang lebih kompleks, terutama dalam menjaga kepercayaan publik. Skala operasional yang besar membawa tantangan tersendiri, khususnya terkait kepatuhan terhadap standar akuntansi dan regulasi perpajakan yang berlaku di Indonesia. Salah satu isu krusial yang memerlukan penanganan profesional adalah status “nilai nol” pada barang-barang hasil donasi. Ketika barang-barang tersebut dikelola, dinilai, dan dijual kembali, muncul kebutuhan mendesak untuk memiliki standar pelaporan yang presisi guna memastikan setiap transaksi memiliki perlakuan pajak yang tepat secara hukum. Hal ini menuntut adanya kajian mendalam serta konsultasi berkelanjutan dengan pakar perpajakan agar seluruh aktivitas ekonomi organisasi tetap berada dalam koridor legalitas yang jelas.

Untuk mengantisipasi berbagai risiko operasional mulai dari potensi penyimpangan internal, kebocoran dalam rantai distribusi, hingga menghindari prasangka publik akibat pendokumentasian yang tidak sempurna, Dewan Pembina menegaskan pentingnya langkah proaktif melalui audit oleh akuntan publik. Praktik ini telah lebih dahulu diimplementasikan secara konsisten oleh Cagar Foundation sebagai induk organisasi, dan kini Donasi Barang didorong untuk mengadopsi standar emas yang sama. Audit publik bukan sekadar pemeriksaan angka, melainkan instrumen strategis untuk memperkuat kredibilitas institusi di hadapan regulator, seperti Kementerian Sosial, dan lembaga negara lainnya. Melalui audit yang transparan, organisasi dapat lebih kuat dalam melakukan klaim pajak yang sah, misalnya mengusulkan klasifikasi pajak nihil bagi pendapatan yang sepenuhnya dialokasikan kembali untuk program sosial.

Langkah menuju transparansi paripurna ini juga harus didukung dengan penerapan mekanisme verifikasi penyaluran yang ketat dan penggunaan standar pelaporan digital yang baik. Setiap amanah yang dititipkan oleh donatur dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan profesional, memastikan bahwa semangat awal membantu anak-anak spesial di Rumah Autis tetap terjaga keberlanjutannya dalam jangka panjang dan membantu saudara kita yang membutuhkan di berbagai daerah.

Kembali ke Khittah Misi Sosial sebagai Panglima

Di tengah pembahasan mengenai legalitas, dan ekspansi, pertemuan ini ditutup dengan sebuah pengingat penting mengenai akar berdirinya lembaga. Misi awal Donasi Barang dibentuk adalah untuk mendukung secara langsung kebutuhan Yayasan Cagar, Sekolah Sakura, Rumah Autis, serta para relawan.

Mindset ini harus terus dipertegas Donasi Barang tidak bergerak semata-mata untuk mencari himpunan. Manfaat keberadaan lembaga ini harus bisa dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. tidak hanya oleh relawan maupun sebagai mesin penggerak yang mendukung biaya operasional program pendidikan dan pemberdayaan disabilitas. Di tengah tantangan lapangan seperti masalah pendanaan, kebutuhan guru, sarana prasarana, hingga kapasitas sekretariat, visi sosial ini harus tetap menjadi kompas utama.

Melalui langkah-langkah pembenahan ini, Donasi Barang diharapkan tidak hanya menjadi lembaga yang kuat secara operasional dan finansial, tetapi juga semakin berdampak luas dalam menyebarkan kebaikan dan kemanfaatan bagi masyarakat Indonesia.

Nanda hermawan – Donasi Barang


8
BERITAKEGIATAN

Mengalirkan Kebaikan di CFD Bekasi dalam Momentum Hari Buku Nasional

Pernahkah kita mengambil waktu sejenak untuk merenung di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba cepat ini? Tentang ke mana perginya energi, waktu, dan barang-barang yang kita abaikan? Sering kali, kita terjebak dalam rutinitas yang tanpa disadari mengarah pada kesia-siaan. Detik yang terbuang tanpa makna, pakaian yang menumpuk di sudut lemari hingga berdebu, atau lembaran buku yang tak lagi dibuka hingga menguning. Padahal, setiap hal kecil yang kita anggap “sisa” atau “tak lagi berguna” memiliki potensi besar untuk menjadi cahaya bagi sesama dan alam semesta. Menghargai apa yang kita miliki dan menjaga lingkungan bukan sekadar kewajiban, melainkan refleksi dari kualitas kemanusiaan kita. Hidup yang bermakna adalah hidup yang mampu mengubah setiap potensi kesia-siaan menjadi energi kebaikan yang terus mengalir tanpa henti.

Semangat inilah yang melandasi pergerakan kami pada tanggal 17 Mei 2026 mendatang. Donasi Barang, melalui program unggulannya “Gak Sia-Sia” (Gerakan Anti Kesia-Siaan), hadir menyapa warga di tengah keramaian Car Car Free Day (CFD) Kota Bekasi. Acara spesial ini terasa semakin bermakna karena bertepatan dengan peringatan Hari Buku Nasional. Kami percaya bahwa perubahan besar selalu dimulai dari langkah kaki yang bergerak bersama di jalanan yang sama, serta dari halaman-halaman buku yang membuka cakrawala pengetahuan.

Aksi Pungut Sampah, Pesan Cinta untuk Lingkungan Bekasi

Sepanjang jalur CFD Bekasi, tim Donasi Barang melakukan aksi nyata pungut sampah. Mengenakan atribut khas, kami menyisir setiap sudut jalanan untuk memastikan tidak ada sampah yang tertinggal. Namun, ini bukan sekadar aksi bersih-bersih biasa. Di sepanjang barisan, para relawan membawa papan bicara berisi kata-kata edukasi tentang “Anti Kesia-Siaan”.

Tim Donasi Barang Sedang melaksanakan kegiatan aksi pungut sampah yang di mulai dari taman Kota Bekasi

Edukasi ini bertujuan menyentuh kesadaran masyarakat agar lebih bijak dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kami mengajak warga Bekasi untuk berhenti melakukan hal-hal yang sia-sia, termasuk kebiasaan membuang sampah sembarangan. Setiap helai sampah yang dipungut adalah pesan visual bahwa lingkungan yang bersih adalah cermin dari jiwa yang peduli. Kami ingin menunjukkan bahwa menjaga bumi adalah salah satu cara paling nyata untuk melawan kesia-siaan dalam hidup.

Drop box Donation, Solusi Decluttering yang Bermakna

Tidak jauh dari jalur utama, kami juga mendirikan sebuah stand edukatif yang menarik perhatian pengunjung. Di sana, kami menghadirkan Drop box Donasi Barang. Kotak donasi ini didesain secara khusus dengan tampilan yang modern, estetis, dan informatif. Drop box ini menjadi solusi praktis bagi warga yang ingin melakukan decluttering atau membersihkan rumah dari barang-barang yang sudah tidak digunakan lagi.

Alih-alih membiarkan pakaian, buku, atau peralatan rumah tangga menumpuk dan menjadi limbah, masyarakat dapat mendonasikannya melalui Dropbox ini. Barang-barang tersebut nantinya akan dikelola secara profesional untuk disalurkan kepada mereka yang membutuhkan atau diputar kembali nilai manfaatnya. Melalui kotak ini, kita belajar bahwa barang yang sudah tidak berguna bagi kita, bisa jadi adalah jawaban atas doa-doa orang lain di luar sana.

Layanan Cek Kesehatan Gratis bersama Dr. Arini Damayanti

Kepedulian Donasi Barang tidak hanya berhenti pada lingkungan dan barang bekas, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat. Di lokasi yang sama, kami menyelenggarakan layanan Cek Kesehatan Gratis. Kami sangat memahami bahwa kesehatan adalah aset paling berharga yang sering kali terabaikan dalam kesia-siaan gaya hidup yang tidak sehat.

Dr. Arini Damayanti sedang memeriksa Tim Donasi Barang yang akan melaksanakan kegiatan aksi pungut sampah yang di mulai dari taman Kota Bekasi

Didampingi oleh tenaga kesehatan profesional, Dr. Arini Damayanti, masyarakat dapat melakukan pengecekan kesehatan dasar tanpa dipungut biaya. Layanan ini meliputi:

  • Cek Gula Darah: Untuk deteksi dini risiko diabetes.
  • Pengecekan Tensi (Tekanan Darah): Memantau risiko hipertensi.

Dr. Arini Damayanti dan tim medis profesional memberikan konsultasi singkat serta edukasi bagi warga agar lebih menghargai tubuh dengan menjalankan pola hidup sehat. Ini adalah bentuk nyata dari misi kami: memastikan tidak ada kesehatan yang sia-sia karena kurangnya pemeriksaan dini.

Sinergi untuk Masa Depan yang Lebih Berarti

Kegiatan pada 17 Mei 2026 ini adalah bukti bahwa kolaborasi sosial dapat menyentuh berbagai aspek kehidupan sekaligus, mulai dari lingkungan, literasi, hingga kesehatan. Melalui Gerakan Gak Sia-Sia, Donasi Barang ingin membangun ekosistem di mana setiap “sisa” diubah menjadi “asa”.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, komunitas, hingga instansi di Bekasi untuk turut serta. Mari kita rayakan Hari Buku Nasional dengan aksi nyata, bukan sekadar kata-kata. Berhentilah membuang sampah sembarangan, pilahlah buku dan barang layak pakai Anda, serta periksalah kesehatan secara rutin.

Ingatlah, sisa-sisa di tangan Anda entah itu barang bekas, waktu luang, atau tenaga tak akan pernah sia-sia jika dialirkan menjadi sebuah kebaikan yang terorganisir. Sampai jumpa di CFD Kota Bekasi, mari bergerak bersama karena sisa-sisa, tak selalu sia-sia!


Link Terkait

Mari bergerak bersama Donasi Barang. Karena sisa-sisa, tak selalu sia-sia!

Nanda hermawan – Donasi Barang

WhatsApp Image 2026-04-12 at 17.15.31 (1)
KEGIATAN

Donasi Barang Salurkan Amanah Ribuan Sampo dari PT Castee International Indonesia

Kepedulian terhadap sesama adalah jembatan yang menghubungkan kita dalam kebaikan. Di tengah dinamika kehidupan yang terus berjalan, pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk kebutuhan akan kebersihan dan kesehatan diri. terkadang masih menjadi tantangan bagi sebagian masyarakat kita. Yayasan Donasi Barang Indonesia selalu hadir dan berkomitmen penuh untuk menjadi penghubung antara kepedulian para donatur dengan mereka yang paling membutuhkan.

Pada hari Jum’at, 3 April 2026, sebuah kolaborasi kebaikan yang luar biasa kembali terwujud. Kami menerima titipan amanah yang sangat berharga dari PT Castee International Indonesia. Sebanyak 9.620 pcs sampo Nanairo diserahkan kepada kami untuk didistribusikan kepada masyarakat luas. Mewakili segenap pengurus yayasan, relawan, dan tentunya para penerima manfaat, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan oleh PT Castee International Indonesia.

Bantuan berupa produk perawatan kebersihan seperti ini memiliki nilai yang sangat esensial. Seringkali, fokus bantuan hanya tertuju pada kebutuhan pangan, padahal produk kebersihan diri sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan masyarakat, terutama bagi mereka yang berada di panti asuhan, pemukiman padat penduduk, hingga daerah-daerah terpelosok.

Menyadari besarnya manfaat dari amanah ini, tim relawan Donasi Barang langsung merespons dengan langkah taktis di lapangan. Pemetaan lokasi penerima manfaat segera dilakukan agar distribusi dapat berjalan dengan efektif, efisien, dan yang paling penting, tepat sasaran.

Alhamdulillah, berkat dedikasi tim dan kemudahan yang diberikan, kelancaran proses distribusi dapat terwujud. Hingga saat laporan ini diturunkan, sebanyak 7.440 pcs sampo Nanairo telah berhasil disalurkan langsung ke tangan masyarakat. Gerak cepat dari tim relawan ini sukses menjangkau 26 titik lokasi penyaluran yang tersebar di berbagai wilayah.

Di setiap titik penyaluran, kami menyaksikan langsung bagaimana bantuan ini disambut dengan antusiasme dan senyum syukur dari warga. Proses distribusi untuk sisa barang yang ada masih terus berlanjut dan akan segera kami rampungkan dalam waktu dekat, memastikan tidak ada satu pun amanah yang tidak sampai pada tujuannya.

Sinergi yang terbangun bersama PT Castee International Indonesia adalah bukti nyata bahwa ketika berbagai pihak bergandengan tangan, dampak positif yang dihasilkan akan jauh lebih luas dan bermakna. Sekali lagi, apresiasi dan rasa hormat yang setinggi-tingginya kami sampaikan kepada pimpinan dan seluruh keluarga besar PT Castee International Indonesia.

Semoga kolaborasi luar biasa ini membawa keberkahan yang berlimpah bagi perusahaan, serta menjadi inspirasi yang memantik semangat perusahaan, lembaga, dan komunitas lainnya untuk turut melangkah bersama Yayasan Donasi Barang Indonesia dalam berbagai gerakan kebaikan di masa depan.

Nanda hermawan – Donasi Barang

hero-sibara-action-mts-attawakkal
BERITAKEGIATAN

SiBara ACTion Salurkan Bantuan Meja dan Perlengkapan Sekolah untuk MTs Attawakkal di Desa Neglasari, Sukabumi

Pendidikan adalah hak setiap anak, namun kenyataan di beberapa daerah terpencil masih jauh dari ideal. Salah satu contohnya adalah MTs Attawakkal, yang berlokasi di Kampung Selagombong, Desa Neglasari, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Anak-anak di sekolah ini masih berjuang dengan keterbatasan fasilitas, mulai dari meja belajar, kursi, hingga perlengkapan ibadah. Menyikapi kondisi tersebut, tim SiBara ACTion melalui program Donasi Barang hadir memberikan bantuan untuk meningkatkan kenyamanan belajar dan mendukung kegiatan pendidikan di sekolah.

Program Penyaluran Bantuan SiBara ACTion

Bantuan pendidikan kali ini difokuskan pada penyaluran 31 meja belajar, lengkap dengan 5 karung alat ibadah, 4 karpet, dan 2 dus seragam olahraga. Bantuan ini diserahkan secara langsung kepada kepala sekolah Lukman, pengurus sekolah, ulama setempat, dan para siswa. Penyaluran bantuan ini tidak hanya sekadar memberikan fasilitas fisik, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan semangat belajar dan mendukung aktivitas ibadah anak-anak di sekolah.

Perjalanan tim menuju desa ini tidak mudah, karena sekolah lain di sekitar wilayah ini tersebar jauh. Hal ini menjadikan akses bantuan menjadi lebih menantang, sehingga tim SiBara ACTion perlu mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang. Namun, komitmen tim untuk memastikan anak-anak di daerah terpencil mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak tetap menjadi prioritas utama.

Kondisi Sekolah dan Desa

MTs Attawakkal memiliki 6 kelas, namun fasilitas kamar mandi yang tersedia sudah tidak layak digunakan. Desa sekitar sekolah juga menghadapi kekurangan air bersih selama satu tahun, di mana warga hanya mengandalkan sumur bor masjid dan mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kondisi ini menjadi perhatian tim, terutama dalam upaya mendukung pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup masyarakat desa.

Selain menjadi tempat pendidikan formal, MTs Attawakkal juga digunakan sebagai lokasi majelis taklim setiap satu pekan sekali, sehingga keberadaan perlengkapan ibadah menjadi sangat penting untuk mendukung kegiatan spiritual dan pendidikan karakter siswa.

Ucapan Terima Kasih dari Pihak Sekolah

Para siswa menyampaikan rasa terima kasih secara langsung atas bantuan yang diterima, khususnya kursi, meja belajar, dan perlengkapan lainnya. Kepala sekolah, Pak Lukman, juga mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya:

“Alhamdulillah, pada hari ini kami telah menerima donasi dari Donasi Barang. Barang-barang telah sampai dan diterima dengan baik. Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan sumbangsihnya untuk lembaga pendidikan di Kampung Selagombong. Semoga bantuan ini menjadi pahala dan bermanfaat bagi kemaslahatan pendidikan serta pengembangan anak-anak. Tempat ini tidak hanya digunakan untuk pendidikan formal, tetapi juga sering mengadakan majelis taklim setiap pekan sekali.”

Dampak dan Harapan

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan belajar, mendukung kegiatan ibadah, dan menjadi langkah awal untuk memperbaiki kualitas pendidikan di desa terpencil. Lebih dari sekadar fasilitas, kehadiran tim SiBara ACTion membawa semangat baru bagi anak-anak dan masyarakat setempat.

Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya perhatian terhadap pendidikan di daerah terpencil, sekaligus menginspirasi masyarakat dan pihak lain untuk turut peduli. Dengan dukungan berkelanjutan dari para donatur, diharapkan kualitas pendidikan, kesehatan, dan lingkungan hidup di desa terpencil dapat terus meningkat, memberikan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.

Penulis : Lando
Editor : Nanda Hermawan

hero-sibara-action-salur-amanah
BERITAKEGIATAN

SIBARA ACTION Menyalurkan Amanah, Menggerakkan Kebaikan untuk Sesama

Sigap Kesehatan: Donasi Barang untuk Ibu Ramlah Siregar

Sibara Action merupakan salah satu program unggulan dari Donasi Barang yang berfokus pada aksi cepat tanggap dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan visi untuk memberikan yang terbaik dan menyalurkan amanah dari para donatur, Sibara Action hadir sebagai jembatan kebaikan untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi ujian kehidupan.

Melalui berbagai program seperti Sigap Bencana, Sigap Kesehatan, Sigap Pendidikan, Daur Ulang, dan Pemberdayaan Masyarakat, Sibara Action terus berkomitmen memberikan dampak nyata di tengah masyarakat.

Silahkan tonton juga salah satu video penyaluran donasi berikut :  Touring Sedekah Eps. 26 HARU BAHAGIA BERSAMA DIDUSUN KETANG LAMPUNG SELATAN | LAMPUNG


Pada kesempatan kali ini, Sibara Action dengan Sigap Kesehatan kembali menyalurkan bantuan kepada salah satu penerima manfaat, Ibu Ramlah Siregar, yang tengah berjuang melawan penyakit stroke.

Permohonan bantuan disampaikan oleh Bapak Agus, anak dari Ibu Ramlah, melalui program donasi barang kesehatan. Bantuan yang diajukan berupa kursi roda dan tabung oksigen untuk menunjang proses pemulihan sang ibu.

Ibu Ramlah menderita stroke sejak 12 September, dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit hingga 14 Oktober. Melalui informasi yang diterima dari Bapak Andika, salah satu rekan donatur Donasi Barang, keluarga Ibu Ramlah kemudian menghubungi tim untuk mengajukan bantuan.


Aksi Cepat Tim Donasi Barang melalui Sibara Action

Menanggapi pengajuan tersebut, tim Donasi Barang langsung bergerak cepat dalam semangat Sigap Kesehatan.
Bantuan yang telah dipersiapkan berupa :

  • 1 unit tabung oksigen
  • 1 unit kursi roda
  • Pampers dan napkin dewasa untuk kebutuhan harian Ibu Ramlah

Penyaluran bantuan ini dilakukan dengan penuh kepedulian agar kebutuhan medis penerima manfaat dapat terpenuhi. Selain itu, tim Donasi Barang juga menyampaikan pesan kepada keluarga agar tetap berkomunikasi jika di kemudian hari membutuhkan bantuan lain.

Cek berita lainnya disini : Ngacung, Nu Wargi Garut! Drop Point Donasi Barang Akan Hadir di Kota Garut!


Menggerakkan Kepedulian Bersama Sibara Action

Program Sibara Action Donasi Barang adalah bentuk nyata kolaborasi antara para donatur, relawan, dan masyarakat yang ingin berbagi kebaikan. Melalui program ini, setiap barang donasi, baik dalam bentuk alat kesehatan, perlengkapan rumah tangga, hingga barang layak pakai. akan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan.

Kegiatan seperti bantuan kursi roda dan tabung oksigen untuk Ibu Ramlah menjadi bukti bahwa setiap niat baik dapat memberikan harapan baru bagi sesama.


Dengan dukungan dari berbagai pihak, Donasi Barang melalui Sibara Action akan terus berkomitmen menyalurkan amanah dan memperluas jangkauan kebaikan di seluruh Indonesia.

Mari bersama-sama menjadi bagian dari gerakan ini.
Donasikan barang bermanfaat Anda hari ini dan jadilah bagian dari perubahan nyata untuk masyarakat yang membutuhkan.

Cek berita lainnya disini : Donasi Barang Ala Aura Farming – Tebar Aura Kebaikan, Mulai dari Rumah

Penulis : Lando
Editor : Nanda Hermawan

hero-dja-zero-waste
BERITAKEGIATAN

Bersama Memberi Manfaat, dukungan dari Direktoran Jendral Anggaran (DJA) dan Zero Wasted Indonesia

Touring Sedekah ke-27 Donasi Barang

Bersama Memberi Manfaat” bukan sekadar slogan, melainkan semangat yang senantiasa kami gaungkan dalam setiap langkah kebaikan. Moto inilah yang menjadi napas program Touring Sedekah, sebuah kegiatan rutin Donasi Barang yang dilaksanakan setiap tiga bulan sekali ke pelosok daerah. Melalui program ini, kami berusaha menghadirkan manfaat bagi sesama, menjembatani niat baik para donatur dengan mereka yang membutuhkan.

Seperti mentari pagi yang menyinari bumi tanpa pilih kasih, Donasi Barang hadir untuk semua kalangan masyarakat, mempersatukan kepedulian, dan menebarkan cahaya kebahagiaan.

Silahkan tonton juga salah satu video penyaluran donasi berikut :  Touring Sedekah Eps. 26 HARU BAHAGIA BERSAMA DIDUSUN KETANG LAMPUNG SELATAN | LAMPUNG


Persiapan Touring Sedekah ke-27

Kali ini, Donasi Barang kembali melaksanakan Touring Sedekah ke-27 dengan tujuan dua titik di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yaitu:

  1. Kampung Sukasari, Desa Rancapaku
  2. Kampung Gedong Nyungcung, Desa Linggajati

Sebulan sebelum kegiatan, tim Donasi Barang telah bergerak mempersiapkan segala kebutuhan. Koordinasi dilakukan bersama aparat setempat seperti RT dan RW untuk memastikan data penerima manfaat sesuai dengan kriteria.

Sebanyak 300 jiwa terdaftar sebagai penerima manfaat dalam penyaluran kali ini. Untuk itu, kami menyiapkan:

  • 300 paket sembako
  • 2.500 potong pakaian
  • ±100 pasang sepatu
  • ±100 tas
  • 10 dus Al-Qur’an
  • 150 paket alat tulis (ATK)
  • 150 paket mainan anak
  • 2 kursi roda
  • 2 pasang tongkat bantu jalan

Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban sekaligus menghadirkan senyum baru bagi saudara-saudara kita.

Perjalanan Menuju Tasikmalaya

Kegiatan Touring Sedekah ke-27 mendapat dukungan dari berbagai pihak. Direktorat Jendral Anggaran (DJA) hadir sebagai sponsor utama, PT Faiza Jaya Otomotive turut mendukung keberangkatan tim, dan komunitas Zero Wasted Indonesia kembali berkolaborasi sebagai mitra setia Donasi Barang. Selain itu, sebagian pakaian yang disalurkan dalam kegiatan ini juga berasal dari hasil campaign #TukarBaju yang diinisiasi oleh Zero Waste Indonesia pada awal tahun 2025.

Pesan dari Direktur Donasi Barang

Ade Rahmat, Direktur sekaligus Co-Founder Donasi Barang, tak kuasa menyembunyikan rasa syukurnya. Bagi beliau, Touring Sedekah adalah bukti nyata bahwa kebaikan bisa terus berputar, sama seperti roda kendaraan yang melintasi jalanan menuju lokasi kegiatan.

“Saya, Ade Rahmat, bersyukur dan berterima kasih atas dukungan luar biasa dari tim, mitra, dan donatur Donasi Barang yang terus menyalurkan kebaikan melalui Touring Sedekah ke-27. Semoga kegiatan ini bisa terus dilakukan dan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya. Setiap roda yang berputar membawa harapan. Setiap bantuan yang disalurkan, semoga menjadi berkah dan sampai pada yang benar-benar membutuhkan. Bersama roda, kita bawa berkah. Ayo berbagi, karena kebaikan tak pernah salah arah.”

Pesan tersebut menjadi refleksi bahwa setiap barang yang disumbangkan masyarakat bukan sekadar benda. Ada doa, harapan, dan energi positif yang menyertainya.

Cek berita lainnya disini : Ngacung, Nu Wargi Garut! Drop Point Donasi Barang Akan Hadir di Kota Garut!


Perjalanan Menuju Tasikmalaya

Pada 12 September 2025, Tim Donasi Barang memulai perjalanan menuju Tasikmalaya. Penyaluran kali ini terasa istimewa karena tidak hanya diikuti tim internal, tetapi juga ditemani oleh Direktorat Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) serta komunitas Zero Waste Indonesia.

Rombongan terdiri dari tujuh kendaraan, tiga di antaranya penuh berisi logistik donasi yang telah dipercayakan para donatur.


Lokasi Pertama Kampung Sukasari, Desa Rancapaku

Sesampainya di lokasi pertama, tim beristirahat sejenak dan melakukan koordinasi sebelum memulai penyaluran. Pukul 07.00 WIB, seluruh anggota tim bergerak menurunkan logistik, menyiapkan titik serah terima, hingga melengkapi peralatan pelengkap untuk kegiatan.

Kehangatan langsung terasa ketika warga menyambut dengan ramah. Antusiasme mereka terlihat dari senyum dan sapaan yang tulus. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Ketua BPD Desa Rancapaku, Kepala Dusun, Ketua RW, serta Ketua RT 01 hingga RT 03.

Bapak Kholis, S.Sos., selaku Ketua BPD Desa Rancapaku, dalam sambutannya menyampaikan kutipan Mahatma Gandhi:

“Unsur sejati dari sebuah komunitas, unsur sejati dari sebuah negara, adalah bagaimana mereka memandang seorang manusia… bagaimana mereka memanusiakan manusia.”

Kutipan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh yang hadir bahwa esensi dari kebersamaan adalah kepedulian.

Cek berita lainnya disini : Donasi Barang Ala Aura Farming – Tebar Aura Kebaikan, Mulai dari Rumah

Kegembiraan warga semakin terasa ketika pembagian donasi berlangsung. Semua berjalan teratur dan rapi. Di titik ini, Zero Waste Indonesia turut berkontribusi melalui program Tukar Baju, yang mereka jalankan untuk mendukung keberlanjutan sekaligus memberi manfaat tambahan bagi warga.

Ibu Tiara, perwakilan Zero Waste Indonesia, menyampaikan rasa harunya:

“Kegembiraan melihat antusiasme warga adalah berkah yang mendalam bagi kami. Touring Sedekah bersama Donasi Barang memberi pengalaman berharga sekaligus semangat baru untuk terus berbagi.”


Lokasi Kedua Kampung Gedong Nyungcung, Desa Linggajati

Perjalanan kebaikan berlanjut ke titik kedua, Kampung Gedong Nyungcung, Desa Linggajati, yang berdekatan dengan kawasan wisata Gunung Galunggung.

Sesampainya di lokasi, tim kembali berkoordinasi dengan aparat setempat. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari Sekretaris Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Tasikmalaya, Bapak Dodi Ajat Sudrajat.

Selain itu, turut hadir pula Bapak Wawan Setiawan, Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Anggaran Kemenkeu beserta tim. Kehadiran mereka sebagai salah satu pendukung utama menambah kekuatan solidaritas dalam Touring Sedekah kali ini.


Penutup Menebar Senyum, Merajut Harapan

Touring Sedekah ke-27 bukan sekadar perjalanan berbagi barang, tetapi perjalanan hati yang mempertemukan kepedulian dengan kebutuhan.

Setiap senyuman warga, setiap ucapan terima kasih, adalah energi yang menguatkan komitmen kami untuk terus bergerak. Kami percaya, sekecil apa pun kebaikan yang ditanam, akan tumbuh menjadi cahaya harapan bagi yang membutuhkan.

Bersama Memberi Manfaat” akan selalu menjadi pegangan kami, karena kebahagiaan sejati adalah ketika kita bisa berbagi.

Editorial Team: Lando
Edited by: Nanda Hermawan
Published by: Donasi Barang

hero-azbil-berca-indonesia
BERITAKEGIATAN

PT Azbil Berca Indonesia Wujud Nyata Kepedulian Dan Dukungan Pada Donasi Barang

Jakarta – Kegiatan berbagi tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan juga perusahaan. Hal ini ditunjukkan oleh PT Azbil Berca Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang otomasi industri, yang telah dua kali berdonasi melalui Donasi Barang sejak 2 Desember 2024. Tidak hanya itu, PT Azbil juga pernah menjadi salah satu sponsor kegiatan “Touring Sedekah”, sebuah program sosial Donasi Barang yang secara rutin digelar setiap tiga bulan sekali untuk menyalurkan donasi hingga ke pelosok daerah.

Keterlibatan PT Azbil Berca Indonesia membuktikan bahwa praktik tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) bisa dijalankan secara nyata dan berkelanjutan. Dukungan yang diberikan bukan hanya membantu penerima manfaat, tetapi juga memperkuat budaya berbagi di kalangan karyawan dan masyarakat luas.

Info pembukaan Drop Point Klik disini : Ngacung, Nu Wargi Garut! Drop Point Donasi Barang Akan Hadir di Kota Garut!


Keterlibatan dalam Program SDGs

Dalam wawancara bersama Donasi Barang, Emilia, selaku HSE Officer PT Azbil Berca Indonesia, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Sustainability Development Goals (SDGs) FY 2025. PT Azbil melihat bahwa salah satu wujud nyata dari sustainability adalah mengurangi barang terbuang dan memanfaatkannya kembali untuk orang-orang yang membutuhkan.

“Kami mengumpulkan barang donasi dalam program Sustainability Development Goals (SDGs) Program FY 2025.” – Emilia

Donasi barang menjadi langkah sederhana namun bermakna. Barang-barang yang masih layak pakai, daripada menumpuk atau berakhir sebagai limbah, bisa didaur ulang kebermanfaatannya melalui program Donasi Barang.


Mengapa Memilih Donasi Barang?

PT Azbil Berca Indonesia memiliki alasan tersendiri mengapa mereka memilih Donasi Barang sebagai mitra sosial. Menurut Emilia, beberapa karyawan PT Azbil sudah mengenal Donasi Barang lebih dulu, bahkan pernah berdonasi secara pribadi melalui platform ini. Pengalaman positif tersebut kemudian mendorong perusahaan untuk memperluas jangkauan dengan melibatkan organisasi.

Selain itu, kualitas pelayanan Donasi Barang juga menjadi faktor penting. Respons cepat, transparansi, serta kemudahan komunikasi membuat PT Azbil merasa yakin bahwa setiap donasi disalurkan dengan tepat sasaran.

“Kami memutuskan untuk berdonasi di Donasi Barang karena sebelumnya sudah ada karyawan kami yang menggunakan Donasi Barang sebagai wadah atau NGO untuk berdonasi secara pribadi. Selain itu, service dari Donasi Barang sangat baik apabila kita banyak pertanyaan dan request.” – Emilia


Donasi Barang Lebih dari Sekadar Pakaian

Cek berita lainnya disini : Ngacung, Nu Wargi Garut! Drop Point Donasi Barang Akan Hadir di Kota Garut!

Salah satu hal yang diapresiasi PT Azbil adalah fleksibilitas Donasi Barang dalam menerima berbagai jenis donasi. Tidak hanya pakaian, Donasi Barang juga menerima barang-barang lain yang masih layak pakai, seperti buku, mainan, peralatan rumah tangga, hingga barang elektronik tertentu.

“Donasi Barang adalah NGO yang bisa berdonasi apapun yang masih layak pakai, tidak hanya pakaian saja.” – Emilia

Hal ini memberi ruang bagi perusahaan maupun individu untuk lebih leluasa dalam menyalurkan barang yang tidak lagi digunakan, tetapi masih memiliki nilai guna tinggi. Dengan begitu, semakin banyak kategori kebutuhan masyarakat yang bisa terpenuhi.


Touring Sedekah Menjangkau Pelosok Negeri

Keterlibatan PT Azbil tidak berhenti pada donasi barang saja. Perusahaan ini juga pernah mendukung program Touring Sedekah, salah satu kegiatan rutin Donasi Barang yang dilakukan setiap tiga bulan sekali. Touring Sedekah adalah program unik yang memadukan kegiatan sosial dengan perjalanan lintas daerah. Melalui program ini, tim relawan Donasi Barang mengunjungi pelosok desa untuk menyalurkan bantuan berupa barang layak pakai, sembako, hingga perlengkapan belajar bagi anak-anak.

Dukungan PT Azbil sebagai salah satu sponsor membantu keberlangsungan kegiatan Touring Sedekah sehingga distribusi donasi bisa berjalan lebih lancar dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Hal ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Harapan dan Sinergi ke Depan

Dalam sesi wawancara, Emilia menyampaikan harapan besar bagi Donasi Barang agar bisa terus berkembang dan meluas jangkauannya. Ia berharap Donasi Barang dapat semakin baik dalam mengelola dan menyalurkan donasi sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu.

“Semoga Donasi Barang semakin baik dan semakin luas dalam menebar kebaikan kepada orang-orang di luar yang membutuhkan bantuan.” – Emilia

Selain itu, PT Azbil juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam kerja sama ini. Harapannya, sinergi yang sudah terjalin bisa terus berlangsung dalam jangka panjang, tidak hanya sekali atau dua kali, melainkan menjadi bagian dari program sosial berkelanjutan perusahaan.

“Semoga kerjasama antara PT Azbil Berca Indonesia dan Donasi Barang dapat berjalan dalam waktu yang berkelanjutan.” – Emilia


Ucapan Terima Kasih

Sebagai penutup, PT Azbil menyampaikan apresiasi kepada Donasi Barang atas layanan dan peran yang telah diberikan.

“Terima kasih Donasi Barang sudah dapat menjadi platform donasi yang mempermudah seseorang untuk berdonasi barang apapun yang masih layak pakai, dan fast response untuk servicenya.” – Emilia

Cek berita lainnya disini : Donasi Barang Ala Aura Farming – Tebar Aura Kebaikan, Mulai dari Rumah


Donasi Barang Menghidupkan Kembali Manfaat Barang

Donasi Barang adalah platform sosial yang berkomitmen untuk mengumpulkan, mengelola, dan menyalurkan barang-barang layak pakai agar tidak terbuang sia-sia. Dengan prinsip reduce, reuse, recycle, Donasi Barang membantu masyarakat menciptakan rumah yang lebih lega sekaligus menebarkan kebahagiaan bagi sesama.

Silahkan tonton juga salah satu video penyaluran donasi berikut :  Touring Sedekah Eps. 26 HARU BAHAGIA BERSAMA DIDUSUN KETANG LAMPUNG SELATAN | LAMPUNG

Program unggulan seperti Touring Sedekah membuktikan bahwa kebaikan bisa hadir hingga ke pelosok negeri. Dengan dukungan perusahaan seperti PT Azbil Berca Indonesia, misi ini semakin mudah diwujudkan.

Kolaborasi antara sektor swasta dan NGO seperti ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut serta menebar kebaikan. Karena pada akhirnya, keberlanjutan bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga tentang keberlanjutan kehidupan sosial masyarakat.


Perjalanan PT Azbil Berca Indonesia bersama Donasi Barang adalah bukti bahwa berbuat baik bisa dilakukan dalam berbagai bentuk—dari donasi barang, dukungan program sosial, hingga kemitraan jangka panjang. Setiap langkah kecil yang dilakukan, ketika digabungkan, mampu membawa perubahan besar bagi mereka yang membutuhkan.

Shifa Nuraini Khair
Nanda hermawan – Donasi Barang

BERITAKEGIATAN

Momen Kenaikan Kelas. Saat yang Tak Terlupakan dan Peluang untuk Berbagi Buku Pelajaran

Bekasi – Kenaikan kelas adalah salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan pendidikan setiap pelajar. Ia menjadi simbol dari keberhasilan setelah melalui proses panjang yang tidak mudah. dipenuhi tugas, ujian, tantangan sosial, serta adaptasi dengan lingkungan belajar yang dinamis.

Mulai dari anak-anak di jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK), siswa Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), hingga mahasiswa di perguruan tinggi. semua merayakan momen ini dengan penuh semangat, haru, dan rasa syukur yang mendalam.

Di balik selembar rapor kenaikan kelas, terdapat kisah kerja keras yang luar biasa. begadang menyelesaikan tugas, belajar menjelang ujian, menghadapi dinamika pertemanan, serta menyesuaikan diri dengan guru dan pelajaran baru. Tidak berlebihan jika kenaikan kelas dianggap sebagai milestone penting dalam perkembangan intelektual dan emosional seorang anak.

Cek berita lainnya disini : Donasi Barang Ala Aura Farming – Tebar Aura Kebaikan, Mulai dari Rumah

Namun, lebih dari sekadar berpindah tempat duduk atau mengenakan seragam baru, momen ini juga menjadi refleksi atas perjalanan yang telah dilalui, sekaligus ajakan untuk berbagi manfaat, salah satunya melalui donasi buku pelajaran bekas. Buku-buku yang sebelumnya menjadi teman belajar, kini telah menyelesaikan tugasnya, dan saatnya untuk melanjutkan manfaatnya bagi orang lain.


Perubahan Kelas, Bergantinya Buku : Saatnya Donasi Buku Pelajaran Bekas Sekolah

Setiap transisi jenjang pendidikan membawa perubahan dalam struktur kurikulum dan materi pelajaran. Buku pelajaran yang relevan di tahun sebelumnya sering kali tidak lagi digunakan pada tahun berikutnya. Akibatnya, buku-buku ini hanya disimpan dan dibiarkan menumpuk di rak, lemari, bahkan di sudut-sudut rumah dan ruang kelas yang mulai berdebu.

Kondisi ini bukan hanya terjadi di rumah tangga, tetapi juga di institusi pendidikan. Sekolah-sekolah menumpuk ratusan buku ajar lama yang terus bertambah setiap tahunnya. Banyak dari buku tersebut pada akhirnya hanya memenuhi ruang penyimpanan dan tidak lagi dimanfaatkan secara optimal.

Silahkan tonton juga salah satu video penyaluran donasi berikut :  Touring Sedekah Eps. 26 HARU BAHAGIA BERSAMA DIDUSUN KETANG LAMPUNG SELATAN | LAMPUNG

Padahal, buku pelajaran bekas masih memiliki nilai dan potensi manfaat yang sangat besar, terutama bagi daerah-daerah yang masih kekurangan akses terhadap bahan ajar berkualitas. Jika dikelola dengan benar, buku bekas sekolah dapat menjadi sumber ilmu yang sangat berarti, membantu anak-anak lain dalam mengejar pendidikan.


Langkah Nyata Sekolah. Donasi Buku untuk Literasi Anak Negeri.

Langkah inspiratif datang dari dua sekolah, MI Jamiatul Gulami dan SDIT Tunas Harapan Ilahi. Setelah melakukan penyortiran internal, mereka menyadari bahwa banyak sekali buku pelajaran yang sudah tidak lagi digunakan. Alih-alih membiarkannya menumpuk, mereka memutuskan untuk mengelola buku-buku tersebut secara bijak dengan menyerahkannya kepada pihak yang mampu menyalurkan dengan tepat dan menitipkannya kepada Donasi Barang agar dapat dikelola dan di salurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Melalui program Donasi Barang, ratusan buku pelajaran bekas berhasil dikumpulkan dan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan. seperti taman baca masyarakat atau komunitas, sekolah-sekolah di pelosok, komunitas belajar mandiri, mahasiswa yang mengabdi hingga lembaga pendidikan nonformal yang kekurangan bahan ajar.

Komite SDIT Tunas Harapan Ilahi menjelaskan bahwa program ini merupakan agenda tahunan yang melibatkan siswa, orang tua, dan pihak sekolah secara aktif. Kolaborasi ini menjadi semakin kuat berkat dukungan dan pelayanan sigap dari tim Donasi Barang, yang menjembatani penyaluran buku ke berbagai daerah terpencil di Indonesia.

Cek berita lainnya disini : Donasi Barang Bekas Jadi Mudah. Cukup dari Rumah, Tanpa Ribet!


Sinergi Sosial : Donasi Buku sebagai Gerakan untuk Pemerataan Akses Pendidikan

Lebih dari sekadar mengurangi tumpukan buku yang tak terpakai, donasi buku pelajaran adalah bagian dari perjuangan bersama untuk meningkatkan literasi nasional. Buku yang sudah tidak digunakan di kota besar, bisa menjadi bahan ajar yang sangat bernilai di daerah yang belum tersentuh fasilitas pendidikan memadai.

Cek cara berdonasi disini : donasi barang memberikan solusi dan kebahagiaan untuk kita semua.

Kegiatan ini juga memperkuat nilai-nilai kepedulian sosial di kalangan pelajar dan orang tua, serta menjadi edukasi penting bahwa barang bekas tidak selalu harus berakhir di tempat sampah. Sejalan dengan visi Donasi Barang: “Sisa-sisa tak selalu sia-sia”, kami percaya bahwa setiap barang memiliki nilai dan masa manfaat lanjutan jika dikelola dengan hati dan niat baik.

“Kami sangat bersyukur bisa bekerja sama dengan Donasi Barang. Program ini sangat membantu kami menyalurkan buku-buku dari siswa agar tetap bermanfaat. Harapan kami, kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut setiap tahun, dan semakin banyak sekolah yang terlibat. Semoga buku-buku yang telah kami donasikan menjadi jendela ilmu bagi anak-anak yang membutuhkannya.”
— Komite SDIT Tunas Harapan Ilahi


Ayo, Donasikan Buku Pelajaran Bekasmu! Jadilah Bagian dari Perubahan Pendidikan Indonesia

Jika kamu, keluargamu, atau sekolahmu memiliki buku pelajaran bekas yang masih dalam kondisi baik, jangan biarkan hanya menumpuk dan berdebu. Mari berikan kehidupan kedua bagi buku-buku tersebut melalui program Donasi Barang.

✅ Buku darimu bisa menjadi alat belajar yang sangat dibutuhkan di pelosok.
✅ Bersama Donasi Barang, mari kita bantu membuka akses pendidikan yang lebih merata.
✅ Wujudkan kepedulian sosial dan kecintaan pada ilmu pengetahuan melalui langkah sederhana: donasi buku.

Nanda hermawan – Donasi Barang

BERITAKEGIATAN

Touring Sedekah Cabang Purwakarta. Menembus Pelosok, Merawat Kepedulian, Menyalurkan Kebaikan

Setiap insan hadir di dunia dengan fitrah kebaika, hasrat alami untuk peduli, berbagi, dan menolong sesama. Dalam perjalanan hidup yang tak selalu mudah, realita sosial menunjukkan bahwa tidak semua orang memiliki titik awal dan kondisi yang sama. Sebagian di antara kita hidup dalam kecukupan, memiliki akses yang mudah terhadap kebutuhan pokok, pendidikan, dan kesehatan. Namun di sisi lain, masih banyak saudara kita yang harus berjuang keras hanya untuk memenuhi kebutuhan paling dasar dalam kesehariannya.

Kondisi ini menjadi pengingat bahwa sejatinya kita adalah satu tubuh, satu bangsa, satu rasa. Kepedulian bukan hanya tentang simpati, tetapi tindakan nyata yang mampu memberi harapan. Saat kita mau mengulurkan tangan dan berbagi, kita bukan hanya meringankan beban orang lain, tetapi juga sedang menumbuhkan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang luhur. Karena sejatinya, bahagia itu sederhana, ketika kita bisa melihat senyum di wajah orang lain berkat kebaikan yang kita hadirkan.

Cek penyaluran lainnya : Kebahagiaan adalah Hak Setiap Insan – Kisah Pak Mahmud dan Harapan di Tengah Ujian.

Berbuat baik kepada sesama bukan hanya panggilan hati, tetapi juga amanah kemanusiaan. Ketika seseorang memberi, bukan hanya yang menerima yang merasakan manfaatnya, namun sang pemberi juga tengah memanen rasa syukur dan kedamaian batin. Apalagi jika niat itu dilandasi keikhlasan. Maka, tak peduli seberapa kecil atau sederhana bentuk bantuannya, semua akan bernilai besar di hadapan mereka yang benar-benar membutuhkan.


Serah terima mainan untuk anak anak.

Silahkan tonton juga salah satu video penyaluran donasi berikut :  Touring Sedekah Eps. 26 HARU BAHAGIA BERSAMA DIDUSUN KETANG LAMPUNG SELATAN | LAMPUNG

Dalam semangat itulah, Donasi Barang terus melangkah. Kami percaya bahwa setiap barang yang didonasikan, sekecil atau sesederhana apa pun bentuknya, dapat menjadi sumber manfaat dan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Melalui program Touring Sedekah, kami menjangkau saudara-saudara di pelosok yang jarang terjamah bantuan, menyusuri jalan-jalan sempit dan lokasi terpencil demi memastikan amanah dari para donatur sampai ke tangan yang tepat.

Program Touring Sedekah menjadi salah satu wujud nyata komitmen kami dalam menjaga kepercayaan Sahabat SiBara (sebutan untuk para donatur Donasi Barang). Ini bukan sekadar program distribusi bantuan, tapi juga bentuk pertanggungjawaban moral, sosial, dan spiritual kami sebagai perantara kebaikan. Penyaluran ini ditujukan kepada kelompok rentan seperti keluarga prasejahtera, lansia, serta anak-anak yatim yang tinggal jauh dari pusat kota.


Tim Donasi barang yang sedang memindahkan barang yang akan disalurkan.

Alhamdulillah, pada Kamis, 24 Juli 2025, Donasi Barang melalui Cabang Purwakarta telah melaksanakan kembali kegiatan Touring Sedekah di luar jadwal reguler Donasi Barang yang dilakukan 3 bulan sekali. Kegiatan ini dilakukan di Desa Karyamulya, Kecamatan Batujaya, Kabupaten Karawang. Lokasi ini dipilih karena masih banyak masyarakat yang kurang mampu dan belum banyak tersentuh oleh bantuan serupa.

Pada kesempatan ini, tim membawa sejumlah barang donasi hasil sumbangan para Sahabat SiBara dari berbagai wilayah. Adapun barang-barang yang disalurkan meliputi:

  • BLP dan alat ibadah : 1.700 Pcs
  • Tas & sepatu : 10 dus (+- 100 pasang)
  • Botol minum & tempat makan : 10 dus
  • Peralatan makan (gelas & piring) : 20 dus
  • Mainan anak-anak : 50 pcs
  • Boneka : 50 pcs
  • Perlengkapan bayi : (kasur, stroller, dll.)

Barang-barang tersebut telah melalui proses sortir dan pengepakan, dengan harapan agar seluruh donasi yang diterima benar-benar dalam kondisi layak guna dan dapat memberikan manfaat nyata bagi penerimanya.

Silahkan tonton salah satu video penyaluran donasi berikut :   Touring Sedekah Eps. 24 MENYEBERANGI SUNGAI UNTUK MENYALURKAN DONASI | Brebes dan Pemalang


Kegiatan ini turut disambut dengan antusias oleh warga dan tokoh masyarakat setempat. Beberapa di antaranya hadir langsung dalam proses penyaluran, yaitu:

  • Marjuki, Kasi Pemerintahan Desa & merangkap sebagai PSM (Pekerja Sosial Masyarakat)
  • Aang Sukardi, Kepala Dusun 04
  • Irna Namin Putra, Kepala Dusun 03
  • Ropik, Ketua RT 014
  • Tarmidi, anggota Linmas

Mereka menyambut kedatangan tim Donasi Barang dengan penuh rasa syukur dan apresiasi. Warga berkumpul dengan raut wajah penuh harapan, dan tak sedikit yang terharu ketika menerima bantuan tersebut. Beberapa dari mereka mengungkapkan betapa bantuan ini sangat berarti,

Dipimpin oleh Kang Ade Nuril, tim donasi Barang menyampaikan niat, tujuan dan izin kepada warga setempat.

“Semoga tim Touring Sedekah selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk terus bergerak menebar manfaat. Kami sangat terbantu,” ujar Pak Marzuki perwakilan desa.

Para tokoh masyarakat pun mengucapkan terima kasih kepada para donatur serta kepada Donasi Barang yang telah menjadi jembatan kebaikan. Mereka menyampaikan betapa kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan dan diharapkan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan.


“Barang bekas Anda bisa menjadi senyuman dan harapan baru bagi mereka yang membutuhkan,”
Kang Ade Nuril, Kepala Cabang Donasi Barang Purwakarta.

Kang Ade juga menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada para donatur yang selama ini telah mempercayakan Donasi Barang sebagai wadah untuk menyalurkan kebaikan. Menurutnya, tanpa kepercayaan, dukungan, dan doa dari para Sahabat SiBara, gerakan sosial ini tidak akan mungkin terus bergerak dan berkembang seperti saat ini.

Ia menambahkan bahwa ke depan, Cabang Purwakarta akan terus memperluas jangkauan Touring Sedekah ke desa-desa lain yang belum tersentuh bantuan, serta akan memperkuat sinergi dengan aparat dan tokoh masyarakat agar penyaluran donasi lebih tepat sasaran.


Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi dan penyemangat bagi kita semua bahwa berbagi tak harus menunggu kaya, dan berbuat baik tak perlu menunggu sempurna. Setiap barang yang mungkin tak lagi kita gunakan, bisa menjadi berkah yang luar biasa bagi orang lain. Mari terus ambil bagian dalam barisan kebaikan ini. Bersama, kita kuat. Bersama, kita bisa menjangkau lebih banyak saudara yang membutuhkan.

Donasi Barang — Sisa-Sisa Tak Selalu Sia-Sia

(Nanda Hermawan)